Upaya Lanal Maumere Perangi Pelanggaran di Laut Flores

Komandan Angkatan Laut Maumere (P)Dwi Yoga P.M.Tr.Hanla M.M CTMP dan Kepala Kejaksaan Negeri Sikka, Fahmi. Foto : Athy Meaq

MAUMERE – Dalam rangka pencegahan dan penindakan aktivitas pelanggaran di laut, Pangkalan TNI Angkatan Laut(Lanal) Maumere meningkatkan sinergitas dengan seluruh penegak hukum di wilayah Kabupaten Sikka.
“Ditingkatkannya sinergitas dengan seluruh satuan tugas daerah merupakan komitmen memerangi aktivitas pelanggaran di laut ,” ungkap Komandan Laut Maumere (P)Dwi Yoga P.M.Tr.Hanla M.M, kepada sejumlah awak media usai pengambilan sumpah bagi 10 Perwira Penyidik Tindak Pidana Tertentu,Kamis(10/6)di Mako Lanal Maumere.
Komandan Angkatan Laut Maumere (P) Dwi Yoga P.M.Tr.Hanla M.M CTMP menjelaskan bahwa TNI AL adalah penegak hukum di perairan yurisdiksi nasional, sesuai dengan aturan hukum nasional dan internasional yang telah diratifikasi.
Secara hukum, 10 perwira yang sudah disumpah berhak untuk melaksanakan tugasnya yang sudah diamanatkan oleh undang-undang untuk melaksanakan penyidikan terhadap perkara-perkara tertentu, perkara khusus tindak pidana yang terjadi di perairan wilayah yurisdiksi nasional Indonesia.
“Jadi kami bisa mengambil keterangan informasi dan sebagainya sesuai dengan aturan karena kami sudah disumpah sebagai perwira penyidik di laut,”terang Dwi Yoga.
Selama ini masyarakat maritim siapapun yang bergerak di bidang maritim wajib taat pada aturan hukum yang berlaku di seluruh wilayah perairan yurisdiksi Nasional.
Namun kami tetap mengedepankan persuasif dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang di laut terutama yang melanggar apabila tindakan pidana jelas kami akan proses sesuai dengan hukum yang berlaku .
“Jadi apabila terjadi tindak pidana di perairan yurisdiksi nasional Indonesia, baik itu di wilayah perairan Maumere maupun seluruh wilayah perairan Indonesia, di situ ada pembagian zona yakni laut teritorial, zona tambahan, dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Apabila mendapati tindak pidana dilaut kami akan menyidik,”tegas Dwi Yoga.
Lanjut Dwi Yoga, dalam melakukan penyidikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kejaksaan maupun Pengadilan.
“Begitu kami melaksanakan penyidikan otomatis kami akan membuat pemberitahuan kepada Kejaksaan maupun Pengadilan, disitu Surat perintah dimulainya penyidikan(SPDP). Dengan adanya surat perintah dimulainya penyelidikan di situ kami akan memulai penyelidikan,”ungkap Dwi Yoga
Dan harapannya penegakan hukum di laut bisa ditegakkan. Setelah penyidikan, lanjut Dwi Yoga, pihaknya akan melimpahkan kepada Kejaksaan untuk dilaksanakan penuntutan dalam persidangan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri(Kejari) Maumere, Fahmi mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung dan akan terus bersinergi dengan eksistensi Lanal Maumere dalam proses penyidikan untuk menegakkan penegakan hukum di perairan.
“Wilayah perairan laut sangat luas, bila terjadi tindak pidana perikanan sebagai penyidik kita akan sangat mendukung dan bersinergi untuk dapat menyelesaikan permasalahan yang ada dilaut sehingga mengurangi pengerusakan lingkungan hidup seperti pemboman yang merusak terumbu karang dan lain sebagianya,”ungkap Fahmi.
Kontributor : Athy Meaq
Sumber : https://kumparan.com/florespedia/upaya-lanal-maumere-perangi-pelanggaran-di-laut-flores-1vusGARnHJx/full
Upaya Lanal Maumere Perangi Pelanggaran di Laut Flores

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *